Kisah Seekor Babi yang Jadi 185 Produk
Sesungguhnya Allah hanya mengharamkan bagimu bangkai, darah,
babi dan binatang yang (ketika disembelih) disebut (nama) selain Allah. Tetapi
barang siapa dalam keadaan terpaksa (memakannya) sedang ia tidak menginginkannya
dan tidak (pula) melampaui batas, maka tidak ada dosa baginya. Sesungguhnya
Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. QS. Al-Baqarah (2) : 173.
Penemuan penggunaan darah babi dalam pembuatan filter rokok
ditemukan peneliti Belanda, Christien Meindertsma, secara tak sengaja.
Perempuan ini sebenarnya sedang meneliti seekor babi berkode "Pig
05049" di sebuah peternakan di Belanda.
Di laman pribadinya, Meindertsma menyatakan telah meriset
selama tiga tahun semua produk yang dihasilkan dari seekor babi tersebut. Hasil
riset itu kemudian dibukukan, lengkap dengan grafik dan gambar produk, kemudian
dipamerkan dalam sebuah pameran.
Tujuannya sederhana, menunjukkan pada orang bagaimana sebuah
produk dibuat dan "dibungkus" dan dari mana dia berasal, sehingga
orang bisa tahu. Untuk menunjukkan itu, Meindertsma mendekati subjek ke skala
satu ekor binatang yang dalam hal ini seekor babi bernama "Pig
05049."
Setelah kematian babi tersebut, jasadnya dikapalkan dalam
beberapa bagian ke penjuru dunia. Beberapa bagiannya tetap dalam bentuk dan
fungsi aslinya (sebagai daging), sebagian lagi berubah secara dramatis.
Apakah pelajaran yg bisa diambil dari bacaan diatas silahkan anda menafsirkan sendiri okeh blogers ^_^



